Buku ini kemungkinan besar berisi berbagai sudut pandang, kisah, atau esai mengenai status melajang (jomblo), baik dari sisi pilihan hidup (prinsip) maupun keadaan yang belum mempertemukan dengan jodoh (nasib).
Novel ini secara garis besar menceritakan tentang perjalanan spiritual dan emosional dalam menghadapi duka, kehilangan, serta keputusan sulit mengenai cinta yang belum terjawab. Alurnya menggambarkan perjuangan karakter utama dalam menyelaraskan antara perasaan pribadi dengan harapan orang tua serta prinsip-prinsip kehidupan.