Seorang lelaki bernama Bajja. Sebuah kota yang sendu. Sebuah pertemuan singkat tanpa kata di palang pemberhentian kereta - di sanalah Bajja melihat sosok seorang perempuan yang menarik perhatiannya. Pertemuan singkat itu tentu saja dapat mudah terlupakan, karena keduanya sama sekali tak bertukar sapa. Tetapi apa daya jika takdir mempertemukan Bajja kembali dengan perempuan itu di kantornya. Per…
Buku ini bertemakan Islami dan ditujukan untuk remaja, dengan tujuan mengajak pembaca merenung tanpa terkesan menggurui
Perempuan pencinta bangunan dan laki-laki pencinta tumbuhan Bertemu kala matahari berubah jingga menawan Di Bukit Merah ini, tersimpan misteri yang mengusik damai Bukit Merah. Begitulah mereka menyebut area pertanian cabai di Megamendung ini. Anthea, arsitek junior yang bekerja di kantor konsultan desain, tiba-tiba harus menerima tugas sebagai pengawas lapangan pertanian, sebuah tugas yang…
Novel ini ditulis dalam sudut pandang ‘Aku’ dari kedua karakter Biru Laut Wibisono dan Asmara Jati. Biru Laut adalah seorang Mahasiswa, yang mempunyai adik bernama Asmara Jati. Baik Laut atau Asmara Jati, keduanya menjadi tokoh utama dalam Novel tersebut. Bermula pada tahun 1991, Leila mengawali novelnya dengan mengisahkan kehidupan sekelompok mahasiswa yang berkegiatan di suatu rumah di…
Cerita ini mengikuti perjalanan spontan dua karakter, Aned dan Wisnu, yang mencoba melarikan diri dari kekecewaan masa lalu dengan berlibur bersama ke Malang, Bali, dan Lombok tanpa membagikan momen di sosial media.
Novel ini secara garis besar menceritakan tentang perjalanan spiritual dan emosional dalam menghadapi duka, kehilangan, serta keputusan sulit mengenai cinta yang belum terjawab. Alurnya menggambarkan perjuangan karakter utama dalam menyelaraskan antara perasaan pribadi dengan harapan orang tua serta prinsip-prinsip kehidupan.
Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku. Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristi…